

Solo Jadi Salah Satu Kota Percontohan di Asia Pasifik
Pemerintah Kota Solo patut berbangga hati. Keberhasilannya menata kawasan kumuh dengan ramah membuat kota ini masuk dalam jajaran 100 kota percontohan di kawasan Asia Pasifik.
Hal itu dikemukakan Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Suharso Monoarfa seusai jumpa pers penutupan Asia Pacific Ministerial Conference on Housing and Urban Development (APMCHUD) ke-3 di Solo, Jawa Tengah, Kamis (24/6).
"Itu karena Solo dinilai berhasil melibatkan masyarakat dalam penataan kawasan kumuh. Nanti Solo akan diundang oleh UN-Habitat untuk mempresentasikan kiat-kiatnya di kota-kota lain di Asia Pasifik," katanya.
Konferensi menteri perumahan dan pembangunan perkotaan Asia Pasifik yang berlangsung selama tiga hari ini juga menghasilkan sejumlah keputusan penting. Salah satunya adalah menjadikan Indonesia sebagai regional center pemberdayaan masyarakat dibidang perumahan dan pembangunan perkotaan di kawasan Asia Pasifik.
Regional center adalah revitalisasi dari fungsi research center yang sudah berjalan selama ini. Dengan bidang garap yang lebih luas, meliputi bidang perumahan, permukiman, pembangunan dan perkotaan.
Terpilihnya Indonesia sebagai regional center ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi negara ini dimasa mendatang dalam menata kawasan kumuh. Selain sebagai regional center, Indonesia peserta APMCHUD juga mempercayakan kepada Indonesia untuk menjadi pemimpin biro ini hingga 2012. Jabatan kepala biro dipegang oleh Menpera Suharso Monoarfa.
dikutip dari Media Indonesia.com tanggal 24 juni 2010
Penyelenggaraan SOLO BATIK CARNIVAL (SBC) tahun 2010 ini diselenggarakan pada tanggal 23 Juni 2010, dengan mengambil rute Start dari CENTER POINT ( bundaran Purwosari ) dan Finish di Pasar Ngarsopuro (depan Pura Mangkunegaran).
Peserta dalam SBC ke 3 ini berjumlah sekitar 300 orang, dari usia anak-anak sampai dengan usia dewasa. Kegiatan SBC ini ternyata mendapatkan sambutan yang antusias dari warga masyarakat kota SOLO. Mereka berharap agar even ini rutin diadakan tiap tahun dan dapat dijadikan ikon kota SOLO.

Salah satu peserta SBC II
Kostum peserta SBC II yang unik dan menarik
KOTA SOLO, KOTA WISATA DAN BUDAYA
Kota Solo merupaka kota sejarah, kota ini menyimpan banyak ragam budaya yang bernilai historis tinggi. Salah satunya adalah museum Radyapustaka yang merupakan museum tertua di Indonesia. Di Museum ini banyak sekali benda-benda bersejarah mulai dari patung batu maupun patung yang berbahan perak,perunggu dan yang lainnya.
Museum Radyapustaka juga menyimpan benda-benda bersejarah dari Keraton Kasunanan Surakarta, salah satunya canthik (Maskot di perahu Zaman Kerajaan) Kyai Rojomolo konon perahu tersebut dipakai raja keraton surakarta untuk menjemput permaisurinya (Kencono wungu) yang ada di daerah Jawa Timur untuk diboyong ke Keraton Surakarta menggunakan perahu menyusuri sungai bengawan solo.
Pada Bulan Januari 2009 kemarin atau tepatnya di bulan suro, canthik Kyai Rojomolo ini dijamasi (dibersihkan) setelah kurang lebih 100 tahunan belum pernah dibersihkan. Memang banyak pro dan kontra tentang pelaksanaan jamasan ini, ada yang mengkhawatirkan apabila benda ini dijamasi dengan menggunakan air akan rusak mengingat terbuat dari bahan kayu. Namun setelah banyak pertimbangan acara ini dapat berlangsung, dan sistem jamasannya tidak memakai air secara langsung namun memakai kain yang dibasahi (hanya di lap saja).
Ternyata acara ini banyak menyedot pengunjung, baik domestik maupun luar, dan menurut informasi dari Dinas Pariwisata kota Surakarta, acara seperti ini akan diagendakan setiap tahun, sehingga dapat menarik para wisatawan untuk berkunjung di Kota Solo.

.jpg)
.jpg)
.jpg)